Buku tidak bersifat absolut, para pemikir yang mencurahkan isi kepalanya ke dalam buku pun berpeluang mencoba menghadirkan wacana-wacana baru demi menjawab fenomena realita yang sedang dihadapi. Layaknya buku, seni memiliki kapasitas sebagai media intelektual, tidak hanya perkara ekspresi dan eksplorasi kreativitas. Pun demikian, suatu seni tidak absolut, seni hadir di masyarakat sesuai dengan zamannya, keterbukaan ini memungkinkan adanya eksplorasi yang lebih baik serta bermanfaat pada kehidupan dan alam di sekitarnya.

Diulas oleh:
Heri Dono
Pelaku Seni & Pendiri Studio Kalahan
==================================================
SOURCE:
Original Support Video : What is Digital Art? –
https://www.youtube.com/watch?v=2RWop…
Apa itu aset digital virtual –
https://www.youtube.com/watch?v=_id5w…

Original Music :
==================================================
CREDIT:
Producer: Dr. Rr. Paramitha Dyah Fitriasari, M.Hum., Dr. M. Bayu Tejo Sampurno, M.A., Ike Niken Salindri, M.A.
Cameramen and Editor: Deni Kristanto, M.A., Yuki Raudhul Rizky, M.Sn.
Sound Men : Gagas Nir Galing S.Ds.
Bumper Music by: Agustinus Paulus Umbu Tali, M.A.

[arve url=”https://youtu.be/2PZVVv_7TIg” /]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *